Featured :

Monday, August 18, 2014

Resensi Buku BERANI MENGUBAH oleh Pandji Pragiwaksono

   Saya ingin membagikan hasil resensi yang saya tulis terhadap buku dengan judul BERANI MENGUBAH, yang ditulis oleh Pandji Pragiwaksono. Semoga ini dapat menjadi contoh baik dalam bagaimana menulis resensi buku untuk teman - teman pembaca sekalian, serta menjadi resensi pribadi saya terhadap buku ini. 


Sebuah Buku untuk Seluruh Anak Muda Indonesia

Judul buku           : BERANI MENGUBAH
Penulis                  : Pandji Pragiwaksono
Editor                    : Nurjannah Intan
Penerbit                : Penerbit Bentang
Cetakan                : 3, Maret 2013
Tebal                     : 212 halaman (xiv + 198 halaman) 20,5 cm
Nomor ISBN        : 978 - 602 - 8811 - 96 - 5


   Didalam buku ini berisi pandangan bagaimana perubahan yang digapai Indonesia dari masa ke masa, dan bagaimana anak muda Indonesia bisa berani menumbuhkan perubahan dari diri sendiri untuk mengubah gambaran tentang semangat nasionalisme yang sebenarnya. Pandji menuliskan bagaimana politik, hukum, dan ekonomi negara Indonesia saling mempengaruhi dan masing - masing memberikan dampak pada kehidupan masyarakat keseluruhan. Dituliskan juga bagaimana perubahan yang terjadi di Indonesia dengan dibandingkan pada masa pemerintahan Presiden Soeharto dengan Presiden Susilo Bambang Yudohyono dan kelebihan - kekurangannya masing - masing.

   Sebagai kaum anak muda Indonesia, lahir di Singapura, tumbuh dan dibesarkan dilingkungan , Pandji menunjukan bagaimana ia sangat peduli dengan yang menjadi penghambat, pandangan yang salah terhadap negeri Indonesia. Ia mempelajari sebuah bagian dalam sejarah negeri Indonesia dan menggarisbesarkan apa yang dia anggap menjadi salah - satu faktor, serta hubungan faktor tersebut dengan yang lainnya. Pandji membahas keberadaan hal - hal yang mendukung bahan tulisannya mulai dari isi undang - undang, zaman orde baru, kinerja Presiden Susilo Bambang Yudohyono, pemerintahan era Presiden Soeharto, perkembangan terorisme, korupsi, fenomena kepolisian Indonesia, pandangan Plato dan Socrates tentang hukum, etimologi kapitalisme, kenaikan harga BBM, partai PDI-P, perjanjian Renville, OPM, hingga FPI. Dalam menyusun pembahasan, Pandji juga mengambil referensi dari beberapa karya seperti The Righteous Mind, The Future of Freedom, lagu Imagine oleh John Lennon, dan sebagainya.


   Kelebihan yang membuat unik buku ini adalah adanya sejumlah anjuran dan ajakan untuk para pemuda - pemudi Indonesia yang menuliskan cara mereka mampu ikut melibatkan diri untuk aksi perubahan dan mengetahui lebih dalam lagi tentang hal - hal seputar perkembangan negeri Indonesia seperti yang dibahas didalam buku ini. Uniknya ajakan tersebut ditampilkan dengan susunan berlangkah - langkah atau “how - to”, sehingga memperjelas maksud dari setiap anjuran. Susunan aksi perubahan tersebut terdapat dalam setiap bab dalam buku ini, dan terdapat total 8 bab yang membahas dari politik, ekonomi, hukum, hingga maksud aksi perubahan itu sendiri. Buku ini juga diterbitkan dengan desain sampul yang berbeda dari kebanyakan. Tulisan “BERANI MENGUBAH” berwarna merah dengan porsi yang melebihi setengah dari sampul buku, dan dengan warna belakang hitam, membuat judul buku ini mudah dibaca dari kejauhan serta menarik hati calon pembeli oleh karena keunikan warna dasarnya. Selain dari itu, didalam buku juga disertakan pembatas buku.


   Tidak ada hal - hal yang secara jelas mengurangi manfaat buku ini, namun pembahasan dalam buku ini kurang dekat dengan pengetahuan umum seputar politik-hukum-ekonomi yang dipahami kebanyakan anak muda. Buku ini cukup banyak membicarakan fakta sejarah dengan mencantumkan sumber yang sangat singkat, misalnya, pembahasan seputar peristiwa Organisasi Papua Merdeka hanya dituliskan tahun terjadinya, tidak dituliskan langsung siapa, atau dimana suatu hal terjadi. Dalam buku ini juga tidak terdapat daftar pustaka beberapa buku - buku referensi yang judulnya sempat dicantumkan ditengah isi buku ini.


   Buku ini sangat baik untuk dibaca pemuda - pemudi bangsa untuk mengingatkan dan menyadarkan kembali bagaimana diperlukan awal yang baik untuk mengarahkan nasib negeri Indonesia kearah yang paling baik. Dan bahwa hal tersebut dapat dinyatakan dalam perbuatan - perbuatan yang kecil namun berdampak bagi masing - masing pemuda - pemudi bangsa. Dilihat dari judul buku ini, memang buku ini ditujukan untuk anak muda dengan semangat untuk membantu memajukan bangsanya sendiri. Setelah membaca buku ini, anak muda dapat diperoleh gambaran yang lebih baik dan jelas, serta penerapan pengembangan gambaran tersebut dalam hidup sehari - hari. Terimakasih untuk Pandji Pragiwaksono atas buku ini.

Monday, July 28, 2014

Cara searching khusus situs Indonesia

   Dalam melakukan pencarian menggunakan Google search, pengguna dapat memilah hasil pencarian sehingga hanya menampilkan hasil pencarian yang hanya berasal dari negara tertentu saja. Untuk menerapkannya, cukup dengan pertama - tama melakukan suatu pencarian menggunakan Google search, sebagai contoh, saya melakukan pencarian dengan query "smartphone hardbrick" seperti gambar dibawah ini.

   Pencarian yang "mentah" seperti diatas akan menghasilkan situs - situs yang diurutkan menurut ranking populasinya, sehingga lebih banyak menampilkan hasil dari situs luar negeri meski saya telah mencari dari situs www.google.co.id . Nah, untuk menyaring kembali hasil pencarian sehingga hanya menampilkan hasil dari situs yang berasal dari Indonesia, cukup menambahkan parameter " &cr=countryID " pada kotak navigasi browser anda, lihat gambar dibawah dan bandingkan hasilnya dengan gambar diatas



   Dengan begitu, mesin pencari akan menampilkan situs dari negara Indonesia saja. Cukup mudah, bukan? Pemilahan seperti ini sangat berguna disaat kita ingin mencari suatu tutorial yang berbahasa Indonesia, atau mungkin saat kita ingin mencari referensi pelajaran bahasa yang ditulis dengan bahasa Indonesia, entah mungkin oleh sesama blogger, namun tetap sangat membantu. Proses pemilahan hasil pencarian ini sepertinya menggunakan metode pemilahan IP address.

   Tidak hanya memilah untuk pencarian berasal Indonesia saja, tetapi anda juga dapat memilah hasil pencarian yang berasal dari Australia, Jepang, India, atau negara - negara lainnya. Cukup mmenambahkan parameter yang ditunjukan diatas kedalam kotak navigasi browser, lalu mengganti "ID" menjadi top level domain negara yang ingin kita tampilkan hasilnya. Sebagai contoh, tambahkan " &cr=countryJP " untuk memilah hasil pencarian khusus dari situs Jepang / berbahasa Jepang, tambahkan  " &cr=countryFR "  untuk memilah hasil pencarian khusus dari situs Perancis / berbahasa Perancis, dan sebagainya. Untuk daftar top-level domain, dapat dilihat di http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_Internet_top-level_domains .

  Silahkan tulis di kolom komentar bagi yang kesulitan menerapkan. Sekian dan terimakasih.

Saturday, July 19, 2014

Antara SMA IPS dan IPA

   Setiap pelajar tentu bingung saat pertama kali ditanyakan jurusan apa yang ingin mereka ambil. Dari pihak sekolah, pasti disesuaikan dengan nilai pelajaran atau karakter yang dimiliki siswa. Kebanyakan orangtua siswa tentunya ingin anaknya masuk jurusan IPA yang katanya melatih pola pikir ilmiah serta keseimbangan emosi. Kalau dari siswa sendiri? Tentunya siswa menghadapi pertimbangan yang lebih banyak dan lebih rumit, lagipula yang paling mampu menentukan memang siswa sendiri. Berikut ini adalah beberapa yang perlu dipikirkan bila ingin memilih jurusan pra-kuliah.

1. Mata pelajaran yang diprestasikan
Menurut saya tiga sisi yang paling mempengaruhi keinginan dan ketekunan siswa untuk menyimak pelajaran adalah interaksi antara siswa dengan temannya ( pergaulan ), siswa dengan orangtuanya, dan siswa dengan gurunya. Berteman yang salah akan memudarkan kebiasaan yang baik. Orangtua tentu mampu memberi bantuan, memberi dorongan, namun tak selalu orang tua mampu memonitor interaksi apa saja yang terjadi antar remaja serta teman - temannya. Remaja kini sangat cermat dan lugas berkomunikasi. Standar yang seolah - olah dibentuk masyarakat, serta fasilitas yang kini ada telah memudahkan dan menceburkan remaja untuk bergaul. Untuk halnya guru, setiap guru tentu mempunyai cara berbeda - beda dalam memperkenalkan diri ( first impression ) dan menyampaikan materi. Ketiga sisi ini mempengaruhi ( bukan menentukan ) prestasi dalam mata pelajaran tertentu.

2. Mata pelajaran
Tentu akan membantu jika siswa sempat melirik isi materi yang akan dipelajari pada masing - masing jurusan. Di internet, ada yang dinamakan Buku Sekolah Elektronik yaitu buku - buku pelajaran dari jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK yang bebas diunduh siapa saja. Namun, bila ingin melihat ringkasnya, link berikut dapat digunakan sebagai refrensi: http://adipamuji.wordpress.com/mata-pelajaran-sma/
Masalahnya buku - buku BSE yang disediakan masih merupakan buku pelajaran yang menggunakan KTSP 2009, sedangkan pada tahun 2014 ini, sekolah menggunakan KTSP 2013. Karena kini saya sudah dibangku SMA dan sudah melihat isi buku biologi kelas 10 yang menggunakan KTSP 2013, saya sempat membandingkan isi materinya dengan buku BSE yang saya unduh, yang menggunakan KTSP 2009. Sebenarnya, untuk mata pelajaran di jurusan IPA seperti matematika, biologi, kimia, dan fisika, tidak terlalu banyak diubah materi ajarnya. Yang telah saya pastikan berubah adalah desain penyampaian informasinya. Saya belum sempat membandingkan buku - buku di jurusan IPS. Dengan melihat isi pelajaran, tentu siswa mampu merasakan jurusan mana yang lebih sesuai dengan keadaan dan keinginannya.

3. Guru mata pelajaran
Sebaiknya siswa mengenali guru yang akan mengajar mereka. Beberapa aspek yang paling penting adalah bagaimana cara mereka mengajar, bagaimana mereka memberikan pekerjaan rumah, dan bagaimana "keramahan" mereka terhadap siswa. Beberapa sisi lainnya yang mungkin tak terlalu "dominan" adalah bagaimana mereka berpakaian, raut wajah, postur tubuh ( tegak atau bungkuk ), alur penyampaian materi ( menyampaikan materi dengan bebas tanpa melihat buku, atau hanya mengatakan tulisan yang sudah ada dibuku siswa ), dan sebagainya. Siswa tentunya ingin diajar dengan guru yang nyaman ( bukan santai) namun juga efektif menyampaikan materi.

4. Kenal lingkungan sekolah
Tanpa disadari, siswa yang lebih tua, atau sebut saja "kakak kelas" kita, mencerminkan lingkungan yang ada di sekolah. Dasarnya, siswa diajar untuk mengadaptasikan waktu, aktivitas, keuangan, hubungan, dan lain - lain pada aturan, pergaulan, dan aktivitas di sekolah. Apapun jurusan yang dipilih, jangan sampai lingkungan di sekolah seolah - olah menghambat kita untuk berpikir, beraktivitas, dan mengeluarkan potensi dengan bebas.

5. Kerja Kelompok
Untuk halnya tugas yang diberikan untuk dikerjakan bersama, tentu akan sedikit rumit tergantung teman seperti apa yang akan kita temui di SMA. Kerja kelompok di jurusan IPA biasanya meliputi praktek - praktek tertentu untuk membuktikan suatu hukum alam. Kerja kelompok di jurusan IPS biasanya adalah menggali informasi, menyusun artikel, mendaur ulang bahan - bahan bekas menjadi sesuatu yang berguna, dan lain - lain. Kerja kelompok biasanya menjadi nilai ulangan harian, namun nilai tersebut juga dipengaruhi kerjasama dan keaktifan setiap siswa.


   Terimakasih sudah membaca sampai sini. Sebagai penutup, berikut adalah link menuju kumpulan buku BSE dari kelas 1 SD hingga kelas 12 serta buku - buku SMK kelas 10 hingga 12. Semuanya dapat diunduh langsung secara gratis. Siapa tahu ilmu yang ada di buku - buku tersebut dapat berguna dimasa depan atau setidaknya memperluas wawasan masing - masing kita.

http://www.bse.mahoni.com

Bila ingin mengunduh semua buku disana secara sekaligus, saya sarankan menggunakan software mass download seperti disini. Sekian.


Update 20 Juli 2014
Meski belum tersedia lengkap, situs bse.mahoni sudah menyediakan sebagian buku KTSP 2013.